Friday, October 21, 2016

Belajar dari Barukh : Setia pada Pekerjaan dari Allah

Sumber Gambar :  nuestros antepasados

Kitab Yeremia mencatatkan Barukh bin Neria sebagai seorang juru tulis professional yang bekerja untuk Nabi Yeremia. Barukh dapat dikatakan adalah sosok lelaki yang terpandang dan terpelajar.


Barukh merupakan aristokrat tepandang yang memiliki karir yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Jurutulis kala itu memainkan peranan yang begitu penting. Dia mendapat pendidikan yang tergolong tinggi. Sebagaimana jurutulis pada masanya, Barukh memahami bahasa Ibrani dan literatur secara administrasi professional dalam semua level. Dia dilatih memiliki kemampuan berbahasa yang tinggi.


Yeremia menunjuk Barukh menjadi jurutulis pribadinya. Bersama Barukh, Yeremia menjadi saksi perjalanan Kerajaan Yehuda selama jatuh dalam kekuasaan Babilonia. Pada masa inilah Yerusalem berada pada puncak kehancuran. Kondisi keagamaan penduduk dan pemimpin Yerusalem memang dapat dikatakan religius. Namun sayangnya kerohanian mereka kosong. Semuanya sekadar ritual belaka.


Barukh ikut bersama dengan Yeremia  ketika sisa penduduk Israel memaksa mereka ikut mengungsi ke Mesir. Mereka berpikir dapat menyelesaikan bencana yang terjadi dengan cara yang lebih baik daripada cara Allah.


Allah membentuk Barukh selama masa-masa pembuangan ini. Bahkan termasuk ketika Barukh mengeluh kepada Allah karena tidak memiliki karunia bernubuat. Barukh membandingkan posisi dirinya seperti Yosua yang melayani Musa dan Elisa yang melayani Elia.


Barukh sendiri tidak mampu pulang dari pembuangan karena usia yang lanjut. Namun kisah hidupnya menjadi catatan yang penting dalam perjalanan umat Israel. Melalui kisah Barukh kita kembali diingatkan pentingnya sikap untuk terus mendengarkan Firman Allah. Betapa penting untuk tetap setia pada pekerjaan yang dikaruniakan Allah, bahkan kalaupun konsekuensinya tidak menyenangkan. (evp) ***



Tulisan untuk Warta Jemaat 
GKI Gejayan Bakal Jemaat Adisucipto Yogyakarta
Minggu, 23 Oktober 2016

Sumber Tulisan : 
Slide PA Wilayah Pdt. Joseph Hehanusa (UKDW)


No comments:

Post a Comment